Skip to main content
Islam Center

follow us

6 Orang yang Boleh Buka Puasa di Bulan Ramadhan

6 Orang yang Boleh Buka Puasa di Bulan Ramadhan - Terdapat enam orang yang boleh untuk berbuka puasa di bulan Ramadhan, yaitu yang akan dibahas postingan kali ini.

Perlu saya sampaikan terlebih dahulu bahwa postingan yang saya buat ini berasal dari sumber sarah kitab kuning safinnatunnajah as-Syafii, disusun oleh Syiekh Salim al-Hadrami yang bermadzhab imam Syafi'i.

Perlu diketahui bahwa boleh berbuka disini bukan berarti diharuskan untuk berbuka melainkan jika orang tersebut ingin berpuasa, maka boleh-boleh saja dan begitu pula sebaliknya.

Berikut 6 Orang yang Diperbolehkan untuk Berbuka Puasa

1. Musafir

Musafir atau seseorang yang berada dalam perjalanan jauh diperbolehkan untuk berbuka puasa di bulan Ramadhan, namun puasanya nanti harus diqadha di bulan-bulan lain yang bukan bulan Ramadhan.

Disebutkan dalam kitab bahwa jarak tempuh dalam perjalanan itu sendiri adalah seperti orang yang diperbolehkan untuk mengqashar shalat dan bertempat tinggal sebanyak dua kali pemondokan atau bermalam.

Nah, artinya perjalanan orang musafir ini selama perjalanannya itu memerlukan waktu yang cukup banyak untuk sampai ke tujuannya.

2. Orangtua Lanjut Usia

Orangtua lanjut usia atau disebut juga lansia adalah seperti kakek-kakek atau nenek-nenek dan keduanya pikun juga lemah yang memang benar-benar tidak kuat untuk melaksanakan ibadah shaum Ramadhan.

Bahkan ada keterangan yang menyebutkan bahwa lansia itu tergolong kedalam orang yang tidak wajib puasa juga tidak wajib qadha, akan tetapi wajib fidyah saja.

Hal ini sudah dijelaskan pada blog islamcenter.xyz pada postingan sebelumnya yang berjudul Orang yang Wajib Qadha dan Fidyah Puasa Ramadhan silakan baca selengkapnya.

3. Orang Sakit

Selanjutnya orang yang boleh berbuka puasa di bulan Ramadhan adalah orang sakit. Agar tidak salah penafsiran bahwa saikit disini adalah penyakit yang berhubungan dengan sistem organ dalam misalnya sistem pencernaan dan lainnya.

Dapat dikatakan bahwa orang tersebut mengidam penyakit berat. Artinya tidak termasuk sakit ringan misalnya sakit gigi, sakit hati, pusing, migren, gatal-gatal dan lain sebagainya.

Bahkan ada keterangan menyebutkan bahwa jika ada orang sedang sakit berat dan penyakit yang diderita oleh orang tersebut tidak ada harapan untuk sembuh, maka ia tidak diwajibkan untuk berpuasa dan juga tidak wajib mengqadhanya, akan tetapi wajib fidyah saja.

4. Wanita Hamil

Wanita muslim yang sedang dalam keadaan hamil baik itu hamil muda maupun tua diperbolehkan untuk tidak berpuasa di bulan Ramadhan dengan catatan dia harus menggantinya atau qadha atau fidyah.

Terkait masalah ini, ulama syafi'iyah membagi dua hukum baik untuk ibu yang hami maupun menyusui, yaitu sebagai berikut.

Jika seorang ibu yang hamil atau menyusui tidak puasanya atau berbuka karena khawatir pada anaknya atau janin yang sedang dikandung, maka wajib baginya untuk mengqadha dan fidyah.

Sebaliknya jika seorang ibu tersebut khawatir pada dirinya sendiri bukan karena khawatir pada anaknya atau janin yang sedang dikandung, maka ia hanya diwajibkan untuk mengqadha puasa saja, tanpa fidyah.

5. Orang yang Sangat Haus atau Lapar

Orang yang boleh buka puasa di bulan ramadhan kelima adalah orang yang sangat haus dan lapar dengan catatan orang tersebut sudah niat puasa dan dirinya tidak tahu bahwa di siang harinya sangat haus atau lapar dikarenakan aktivitasnya.

Misalnya orang itu mengerjakan sebuah pekerjaan yang membuatnya menguras energi banyak sehingga ia merasa lemas dan sangat haus, maka ia boleh untuk berbuka atau tidak puasa pada saat itu.

Jika setelah berbuka, maka ia harus imsak lagi atau menutup lagi sampai datang waktu berbuka. Namun puasanya harus diqadha pada hari lainnya yang bukan hari yang diharamkan dalam islam.

6. Wanita Menyusui

Terakhir orang yang boleh buka puasa di bulan ramadhan adalah wanita muslim yang sedang berada dalam masa menyusui anaknya. Hal ini penjelasannya tidak jauh berbeda dengan orang yang sedang hamil.

Oleh karena itu, admin tidak membahas secara panjang lebar. Namun apabila ada yang ingin dipertanyakan, maka silakan tinggalkan pesan melalui kontak yang ada di blog ini.

Berikut Video Penjelasan Seputar Orang yang Boleh Buka Puasa di Bulan Ramadhan Sebagai Pelengkap Artikel ini

Demikianlah pembahasan mengenai beberapa orang yang boleh buka puasa di bulan ramadhan menurut pandangan ulama syafi'iyah yang diambil dari penjelasan sarah kitab safinatunnajah yang disusun oleh Syiekh Salim al-Hadrami. Wallahu 'alab bishawab.

Comment Policy: Silahkan tulis komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui. Untuk komentar out of topics silahkan masuk ke Forum Diskusi
Buka Komentar